Lori Wisata Kalibaru – Garahan
Sebenarnya, kereta atau biasa disebut lori wisata Kalibaru-Garahan ini sudah ada sejak lama, bahkan sudah beroperasi sejak tahun 1995, tapi selama ini belum pernah diperkenalkan secara resmi ataupun dipromosikan secara gencar. Dengan makin berkembangnya tempat pariwisata di Banyuwangi, peluncuran lori wisata Kalibaru-Garahan ini seperti momentum yang tepat. Terlebih ditengah upaya Pemkab Banyuwangi yang menggalakkan sektor wisata di wilayah Banyuwangi Barat.
Tidak heran, Pemkab Banyuwangi sangat mengapresiasi peluncuran lori wisata tersebut, karena dapat menjadi alternatif wisata di Banyuwangi dan diharapkan bisa berimbas pada meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan khususnya di daerah Banyuwangi Barat. Jika selama ini wisata Banyuwangi selalu identik dengan pantai dan gunung maka dengan adanya lori wisata ini, Pemkab Banyuwangi dapat menawarkan wisata perkebunan, khususnya perkebunan kopi serta coklat.
Selain itu, Pemkab Banyuwangi juga menyiapkan Kampung Wisata Coklat di Glenmore yang dimulai pada bulan Mei 2016, dimana konsepnya adalah para wisatawan diajak mengenal bagaimana proses pembuatan coklat, mulai dari menanam sampai menikmati minuman dan makanan dengan berbahan dasar coklat.
Serunya Berlori Wisata Kalibaru-Garahan
Lori wisata Kalibaru yang berukuran kecil ini menawarkan pengalaman berwisata yang berbeda. Lori wisata ini akan membawa Anda melintasi perkebunan kopi yang ada di ketinggian 400 meter di atas permukaan laut dan udara terasa sangat sejuk dengan suhu antara 20 hingga 25 derajat celcius sepanjang perjalanan. Menampakkan diri dari kejauhan terlihat Gunung Raung dan Gunung Gumitir di sekeliling anda dan itu membuat perjalanan terasa nyaman dan rileks.
Perpaduan Antara Edukasi Dan Sejarah
Ibarat two in one, berwisata dengan lori wisata Kalibaru akan mengajak wisatawan menikmati nuansa wisata edukasi serta wisata sejarah. Tidak hanya menikmati panorama alam, anda juga akan dikenalkan dengan dunia perkebunan kopi serta coklat. Sedangkan di sisi sejarah, Anda diajak menyusuri jejak peninggalan masa lalu contohnya pabrik pengolahan kopi milik PTPN XII yang sudah beroperasi sejak tahun 1934, jembatan kereta api yang ada diatas ketinggian puluhan meter serta terowongan bawah tanah sepanjang ratusan meter.
Melewati Dua Terowongan Peninggalan Belanda
Dari dua terowongan yang ada tersebut, terowongan Garahan hanya mempunyai panjang 113 meter, sedangkan terowongan Mrawan memiliki panjang 690 meter adalah terowongan kereta api terpanjang di Indonesia. Keduanya dibangun di masa pemerintahan kolonial Belanda pada awal abad 19. Anda mungkin sempat berpikir bagaimana sulitnya dulu membangunan terowongan tersebut, dengan peralatan yang terbatas tapi kenyataannya hingga sekarang terowongan tersebut masih tetap berdiri kokoh.
Begitu anda keluar dari terowongan Mrawan, sang masinis lori akan langsung berhenti sejenak dan memberi kesempatan kepada anda untuk berfoto ria di depan terowongan. Anda pasti sangat senang dan sekaligus memuaskan hasrat narsis Anda dengan mengabadikannya sebagai kenang-kenangan. Selain dengan lori wisata Kalibaru, terowongan Mrawan ini juga dapat Anda akses melalui trip wisata yang ada di Rest Area Gumitir. Untuk mengetahui selengkapnya tentang Lori Wisata Kalibaru, anda dapat melihat videonya disini.
SUMBER : http://tempatberwisata.com/lori-wisata-kalibaru-garahan.html






0 komentar:
Posting Komentar