This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label WISATA DI YOGYAKARTA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WISATA DI YOGYAKARTA. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 November 2016

Tempat Wisata Edukasi Di Taman Pintar Jogja


Tempat Wisata Edukasi Di Taman Pintar Jogja

Taman Pintar Jogja – Salah satu Wisata Edukasi yang ada di Jogja yang telah didirikan oleh Pemerintah Kota Jogja sebagai sarana pembelajaran sains untuk para pelajar . Tujuan utamanya selain untuk belajar para pengunjung juga dapat bermain, dengan bermain sambil belajar maka akan mudah diingat, pengamatan langsung serta penjelasannya sudah disediakan disana.

Gambar Gedung Oval Taman Pintar Jogja
Laboratorium sekaligus tempat wisata ini berlokasi di depan Bank Indonesia di Jl. Panembahan Senopati No. 1-3 Yogyakarta yang awal mulanya adalah salah satu pusat perbelanjaan di Jogja dengan proses relokasi pada tahun 2004. Dan akhirnya sejak Desember 2008 Tempat Wisata Taman Pintar Jogja berhasil diresmikan.
Taman Pintar buka setiap hari selasa sampai hari mingu dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB dengan harga tiket masuk untuk anak-anak Rp. 10.000,- dan untuk dewasa Rp. 18.000,- namun belum termasuk tiket untuk menikmati wahana tambahan yang ada di sana.
Luas Taman tersebut kurang lebihnya 6500 m² yang dibagi menjadi beberapa lokasi seperti Gedung Planetarium, Gedung PAUD, Rumah Batik, Rumah Gerabah, Wahana Bahari, Gedung oval kotak, Gedung Memorabilia, serta playground .
Membahas salah satu wahana yang tersedia disana yakni Planetarium. Planetarium di Taman Pintar Jogja merupakan salah satu dari 4 (empat) yang ada di Indonesia dan sudah menggunakan proyektor digital. Banyak yang dapat dipelajari dari Planetarium, pengunjung akan tahu galaxy dan situasi langit di Kota Jogja pada saat itu juga, selebihnya akan mendapat suguhan film tentang terbentuknya alam semesta dan perjalanan manusia menuju bulan . 
Dengan tersedianya 50 kursi, pengunjung akan menikmati pertunjukan Planetarium di Taman Pintar Jogja selama 1 jam dengan harga tiket hanya Rp. 15.000,- per orang . Jika takut kegelapan tidak disarankan untuk memasuki wahana tersebut .

Di Taman Wisata tersebut pada dasarnya dibagi menjadi 3 bagian, yakni Gedung Kotak, Gedung Oval, dan Gedung Memorabilia. Bagi yang menyukai Ilmu Sains lebih baik memasuki Gedung Oval yang ber isikan Aquarium Air Tawar, Terowongan Ilusi, Pojok Kreasi Sains, ICT Melihat Bumi, Zona Nuklir, Generator Van De Graaf, Zona Teknologi Komunikasi, TV Trainer, Generator Pedal, Zona Kehidupan Purba, Zona Argo, Zona Cuaca Iklim Dan Gempa .

SUMBER : http://tempatberwisata.com/edukasi-di-taman-pintar-jogja.html

WISATA MALAM SERU DI YOGYAKARTA

Wisata Malam Yogyakarta Hemat dan Seru


Berlibur ke Yogyakarta merupakan pilihan yang tepat. Di kota Ini memang menyimpan segudang keindahan alam yang bisa dinikmati oleh wisatawan. Berbagai wisata alam bisa anda nikmati disini termasuk pantai, waduk, hutan pinus, air terjun, sampai wisata yang menguras adrenalin yakni paralayang. Namun, wisata-wisata ini hanya bisa dinikmati pada siang hari.
Lantas apa saja wisata malam Yogyakarta? Malam hari sangat berbeda dengan siang hari. Jika pada siang hari anda bisa menikmati berbagai keindahan alam kota Yogyakarta, maka pada malam hari anda akan disuguhkan dengan spot-spot menarik yang justru tidak akan anda jumpai pada siang hari.
Meski malam hari, jogja juga masih terlihat cantik dan seru untuk dijadikan tempat wisata yang menarik, asal anda tahu dimana tempatnya. Pada kesempatan kali ini akan kami paparkan beberapa spot wisata malam jogja yang cukup menarik untuk dikunjungi. Berikut ini adalah wisata malam Yogyakarta yang bisa anda datangi saat berlibur di kota ini.

Apa saja wisata malam Yogyakarta?

Bukit Bintang


Melihat keindahan kota Jogja, meski dalam keadaan gelap pun masih bisa. Anda bisa melihat kota Jogja dari ketinggian. Bukit Bintang menyajikan pemandangan malam kota Jogja yang tak kalah memukau. Di tempat ini anda bisa melihat gemerlap lampu-lampu dari rumah-rumah di Jogja serta kendaraan-kerndaraan yang melintas di jalan. Selain menikmati pemandangan juga tersedia aneka jajanan dan resotran atau café yang bisa anda jadikan tempat nongkrong


Alun-alun Selatan

Jika anda mengunjungi kota Jogja maka sempatkanlah mengunjungi Alun-alunnya. Meski sederhana, alun-alun disini banyak penjual makanan baik makanan ringan maupun makanan berat. Menaiki becak goes adalah yang paling seru. Anda bersama sahabat bisa menyewa becak goes yang disediakan disini. Namun jangan lupa untuk menawar harganya terlebih dahulu.

0 KM


0 kilometer ini juga merupakan tempat yang seru untuk dijadikan tongkrongan. Disini biasanya tersedia berbagai pertunjukan seru yang bisa anda nikmati. Anda juga bisa berfoto dengan hantu-hantu atau tokoh-tokoh kartun yang ada di sisi kiri jalan. Selain itu anda bisa berkuliner memakan sate yang dijual di jalan. Lokasi ini dekat sekali dengan Malioboro yang bisa dijadikan wisata belanja oleh-oleh. Menaiki dokar di tempat ini juga sangat seru.

Taman Pelangi

wisata taman pelangi yogyakarta
Taman Pelangi merupakan salah satu wisata malam Yogyakarta yang bisa dinikmati. Disini anda bisa melihat berbagai jenis lampion dalam berbagai warna dan bentuk. Untuk masuk di tempat wisata ini murah, cukup mengeluarkan 15-20 ribu rupiah saja. Anda bisa berfoto sepuasnya dengan lampion-lampion yang lucu-lucu.
Itulah beberapa tempat wisata malam Yogyakarta. Selain berwisata di Jogja ini memiliki banyak kafe yang bisa dijadikan tongkrongan asik nan menarik. Jika anda ingin nongkrong asik bersama teman maka datang saja ke kafe-kafe yang ada di Jogja, atau bisa mengunjungi angkringan yang ada di pinggir jalan.
Ingin mengajak keluarga Anda berlibur di Jogja? Baca juga : Daftar Tempat Wisata di Jogja Untuk Keluarga

SUMBER : http://tempatberwisata.com/wisata-malam-yogyakarta-hemat-dan-seru.html

Sabtu, 12 November 2016

Wisata Goa Pindul Jogja

Goa Pindul Jogja, Satu Permata Wisata Goa yang Menawan

Objek wisata Goa Pindul Jogjaadalah salah satu destinasi yang populer dari Kabupaten Gunungkidul di Yogyakarta, terutama di kalangan penyuka wisata goa. Goa ini begitu unik, hadir secara murni oleh proses alam yang membentuk stalaktit dan stalakmit sejak ratusan tahun di masa lampau. Daya pikat utamanya terletak pada aliran sungai bawah tanah yang terdapat di sepanjang goa. Menurut sejumlah pihak, Goa Pindul di Jogja ini adalah goa dengan stalakmit terbesar ke-4 di dunia
Terletak secara administratif di Padukuhan Gelaran, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, Goa Pindul merupakan salah satu dari sejumlah objek wisata Gunungkidul yang populer. Dari kota Jogjakarta, Anda dapat tiba di goa ini dengan menempuh perjalanan sejauh 60 km.
Goa Pindul Jogja memiliki ukuran panjang sejauh 350 meter dengan lebar mencapai 5-6 meter. Adapun kedalaman air di dalam goa ini mencapai hingga 6-7 meter, sementara jarak antara permukaan air dengan langit-langit goa sejauh 4-5 meter. Air sungai yang mengalir di Goa Pindul terbilang begitu bersih dan jernih. Hal ini dikarenakan sumber air sungai tersebut bermula dari mata air Gedong Tujuh.
Penyusuran Goa Pindul Jogja
Penyusuran Goa Pindul Jogja
Kisah objek wisata Goa Pindul Jogja ini dapat ditelusuri melalui 2 versi legenda rakyat yang secara turun-temurun diceritakan.
Kisah pertama menceritakan bahwa dahulu kala ada seorang pemuda yang bernama Joko Singlunglung yang sedang melakukan perjalanan untuk mencari ayahnya. Perjalanan yang ditempuhnya sungguh berat dan penuh rintangan, melewati hutan belantara, sungai-sungai berarus deras, hingga goa-goa yang gelap. Suatu ketika dalam perjalanannya menelusuri beberapa goa, kepala Joko Singlulung terbentur sebuah batu besar yang ada dalam sebuah goa. Goa inilah yang hingga kini dinamakan sebagai Goa Pindul. Pindul dalam Bahasa Jawa, berarti pipi gebendul atau pipi yang terbentur (Pi=pipi, Ndul=kebendul).
Sementara versi kedua, mengisahkan perjalanan Ki Juru Mertani dan Ki Ageng Pemanahan yang diutus oleh Panembahan Senopati di Mataram untuk membunuh buah cinta putri Panembahan Senopati, yaitu Mangir Wonoboyo dari Mangiran (Bantul). Namun, mereka berdua tidak tega membunuh bayi tersebut dan pergi ke arah timur menuju Gunungkidul, hingga tiba di daerah Karangmojo.
Sesampainya di Karangmojo, mereka menggelar tikar dan alas tempat persalinan bayi tersebut. Tetapi, si bayi menangis terus hingga akhirnya salah satu dari mereka memutuskan untuk memandikannya. Ki Juru Mertani naik ke atas bukit, lalu menginjak bukit tersebut dengan kesaktiannya yang menyebabkan terbentuknya lubang besar dan di dalamnya terdapat aliran air. Bayi tersebut lalu dibawa turun untuk dimandikan. Tanpa disadari, pipi sang bayi terbentur batu. Oleh sebab itu, tempat tersebut dinamakan sebagai Goa Pindul.
Alamat Goa Pindul: Desa Bejiharjo, Kec. Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, Jogjakarta
Peta Lokasi: klik di sini 
Koordinat GPS: -7.930667,110.649444

Pesona Goa Pindul Jogja

Wisata alam Goa Pindul Jogja menawarkan Anda kegiatan yang terkenal dengan sebutan “cave tubing” yang berdurasi selama 45 menit hingga 60 menit. Cave Tubing ini adalah kegiatan menyusuri gua sepanjang 350 meter dengan menggunakan ban pelampung, mamakai jaket dan sepatu yang telah disediakan pengelola, dan bertujuan untuk mengeksplorasi pesona goa yang memiliki aliran sungai bawah tanah tersebut.
Persiapan cave tubing di Pindul
Persiapan cave tubing di Pindul
Di sepanjang penyusuran goa, pemandu wisata lazimnya memberikan Anda informasi mengenai 3 zona yang ada dalam Goa Pindul, yaitu zona terang, zona remang, dan zona gelap abadi. Ini adalah sebuah pengalaman wisata goa yang sungguh unik.
Goa Pindul Jogja adalah juga bagian dari Panca Wisata yang dimiliki oleh Desa Bejiharjo di Kab. Gunungkidul.Pada tahun 2012, Desa Bejiharjo mendapatkan predikat Desa Wisata Terbaik Nasional dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Hal ini berdampak secara signifikan terhadap popularitas sejumlah landmark menarik di desa tersebut.
Zona terang di Goa Pindul Jogja
Zona terang di Goa Pindul Jogja
Selain Goa Pindul, Anda juga dapat menikmati sungai Banyumoto yang merupakan kelanjutan dari Goa Pindul serta Kali Oyo yang terletak di sebelah utara Goa Pindul.
Kali Oyo di Goa Pindul
Kali Oyo di Goa Pindul
Jika Anda tertarik mengeksplorasi Goa Pindul, terdapat Paket Cave Tubing Pindul yang ditawarkan dengan harga yang sangat terjangkau. Tetapi, mungkin harga ini akan berbeda antara di hari biasa dan hari libur. Secara umum, paket cave tubing tersebut berkisar dari Rp 25 ribu hingga Rp 35 ribu per orang. Fasilitas yang Anda dapatkan mencakup, seperti pemandu wisata, ban karet, sepatu karet, jaket pelampung, dan head lamp.
Finish tubing Goa Pindul Jogja
Finish tubing Goa Pindul Jogja
Salah satu kegiatan wisata goa dengan keindahan stalaktit dan stalagmit yang menawan juga dapat Anda temui di Goa Gong Pacitan.

Hotel di Goa Pindul Jogja

Penginapan berbentuk hotel dekat Goa Pindul Jogja mungkin tidak akan Anda temukan, tetapi terdapat banyak guesthouse yang dapat Anda pilih jika ingin menginap. Beberapa di antaranya, misalnya Orlinds Loji Guesthouse dan Kampoeng Baron Guesthouse.
Anda dapat menghubungi pihak pengelola di sana atau mencari penginapan secara online. Salah satu booking online yang populer di kalangan penikmat perjalanan adalah AGODA.

Rute Perjalanan ke Goa Pindul Jogja

Perjalanan menuju Goa Pindul Jogja terbilang sungguh mudah, terdapat banyak papan penunjuk jalan yang akan mengarahkan Anda untuk dapat sampai di Goa Pindul. Anda dapat memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi atau naik transportasi umum.
Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, maka dari arah Jogja ke Goa Pindul dapat ditempuh melalui rute berikut ini:
Jogjakarta – Piyungan – Patuk – Perempatan Sambipitu ke arah Hutan Bunder – Hutan Bunder/Rest Area Hutan Bunder (jalan menanjak dan berliku-liku) – LANUD TNI AU Gading (di kiri jalan) – Wonosari Kota – Sinyono – Bunderan Sinyono (Tugu Air Mancur BPD DIY) belok ke kiri ke arah Piyaman – Ringroad (pertigaan) Piyaman – Rumah Sakit PKU – Perempatan trafic light Budegan lurus ikuti jalan utama – Pertigaan Grogol (Gerbang Desa Bejiharjo) belok ke kiri – Ikuti jalan utama beraspal hingga menemui tulisan “Selamat Datang di Desa Wisata Bejiharjo”.
Sementara jika Anda menggunakan transportasi umum, perjalanan mungkin akan sediki lebih sulit mengingat angkutan umum menuju ke Goa Pindul sangat terbatas. Dari Jogjakarta, Anda dapat mengambil bus jurusan Jogja – Wonosari, lalu turun di Wonosari kota atau pertigaan Grogol. Kemudian lanjutkan perjalanan dengan menggunakan ojek atau angkutan umum menuju Desa Bejiharjo, tarif sekitar Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu.
SUMBER : 

Wisata Candi Prambanan Yogyakarta

 Candi Hindu Terbesar di Asia Tenggara

Candi Prambanan Yogyakartaadalah salah satu destinasi populer yang diminati banyak kalangan penikmat perjalanan, baik domestik hingga mancanegara. Candi Prambanan merupakan sebuah aset budaya lokal yang sejauh ini menjadi salah satu tujuan wisata nomor satu di Yogyakarta.
Sebagai situs cagar budaya nusantara, Candi Prambanan Yogyakarta mempunyai nilai-nilai budaya zaman kerajaan yang unik. Inilah daya tarik utama tempat wisata di Jogja yang satu ini sehingga wisatawan domestik dan mancanegara datang mengunjunginya.
Kompleks Candi Prambanan Yogyakarta terletak di lokasi yang terbilang unik, yakni pada perbatasan antara Jawa Tengah dan Yogyakarta. Secara administratif, berada tepat di antara Kecamatan Prambanan, Sleman, Yogyakarta dan Kecamatan Prambanan, Klaten, Jawa Tengah. Candi ini terletak di Desa Bokoharjo, Sleman sementara akses masuk ke kompleks candi tersebut berada di Desa Tlogo, Klaten. Secara umum, Candi Prambanan lebih terkenal berada di wilayah Jogjakarta.
Dari bentuk bangunannya, Candi Prambanan merupakan candi Hindu terbesar dan termegah di Asia Tenggara. Hal ini dapat ditilik melalui arsitektural bangunan yang ramping dan menjulang tinggi, yang mana hal ini merupakan ciri khas arsitektur Hindu.
Terdapat Candi Siwa sebagai candi utama berketinggian lebih dari 47 meter dan terletak tepat ditengah-tengah gugusan candi-candi lain yang lebih kecil. Oleh UNESCO, Candi Prambanan ditetapkan sebagai sebagai salah satu “world heritage” pada tahun 1991.
Candi Prambanan, candi Hindu Terbesar di Asia Tenggara
Candi Prambanan, candi Hindu Terbesar di Asia Tenggara
Untuk dapat masuk, Anda harus membayar tiket masuk Candi Prambanan sebesar Rp 30 ribu per orang (dewasa, wisatawan domestik) atau 18 USD (dewasa, wisatawan asing). Sementara untuk anak-anak, biaya tiket masuk adalah sebesar Rp 12.500 saja.
Alamat Candi Prambanan: Desa Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta | (0274) 496401
Peta Lokasi: klik di sini
Koordinat GPS: -7.751919,110.492006

Sejarah Candi Prambanan Yogyakarta

Candi Prambanan Yogyakarta merupakan candi Hindu paling megah dalam sejarah Jawa Kuno. Candi Hindu ini konon dibangun sebagai tandingan candi Buddha (Candi Borobudur) yang berlokasi tidak jauh dari Candi Prambanan. Dari penelitian para sejarawan, candi yang diagungkan umat Hindu ini mengawali era berkuasanya Wangsa Sanjaya di tanah Jawa.
Teori ini berkembang berdasarkan perbedaan Wangsa Kembar, yaitu Wangsa Sanjaya yang menganut ajaran Hindu dan Wangsa Syailendara sebagai penganut ajaran Buddha.
Candi Prambanan di malam hari
Candi Prambanan di malam hari
Secara umum, masyarakat Jawa relatif kurang mengetahui tentang sejarah Candi Prambanan Yogyakarta meskipun situs ini sudah sejak lama ditemukan. Beberapa kisah historis tentang objek wisata Candi di Jogja yang satu ini kurang diketahui ini, misalnya dari kerajaan apa dan siapakah raja yang mendirikan bangunan candi semegah ini.

Dari sisi imajiner, lalu terciptalah legenda atau mitos yang mendeskripsikan ikhwal berdirinya bangunan Candi Prambanan Yogyakarta, yakni terdapat kisah tentang raja raksasa, ribuan candi yang dibangun atas bantuan makluk halus yang selesai hanya dalam tempo satu malam, serta puteri berparas cantik yang kemudian dikutuk menjadi patung. Legenda ini kemudian terkenal sebagai kisah Bandung Bondowoso dan Roro Jonggrang.

Gedung Pertunjukan Trimurti

Sebagai situs purbakala yang eksistensi diakui dunia internasional, Candi Prambanan Yogyakarta mempunyai karakter khas dan unik. Salah satunya, yaitu dengan dibangunnya kompleks panggung yang terdapat di seberang sungai Opak yang berfungsi sebagai gedung pertunjukan Trimurti untuk pentas sendratari Ramayana yang digelar secara rutin.
Gedung Pertunjukan Trimurti di Prambanan
Gedung Pertunjukan Trimurti di Prambanan
Di tempat ini, Anda dapat menyaksikan pertunjukan tari yang jika diperhatikan secara serius bukan hanya sekedar tarian biasa, namun sesungguhnya melambangkan kisah berdirinya Candi Prambanan itu sendiri. Gedung pertunjukan Trimurti ini berada di tepi Barat sungai Opak, persis di seberang candi, dan membuatnya memiliki latar Candi Prambanan yang terlihat indah dalam sorotan cahaya lampu.
Tetapi Anda harus tahu bahwa panggung terbuka Trimurti ini hanya digunakan pada saat musim kemarau saja, sedangkan di musim penghujan pertunjukan dialihkan ke panggung tertutup.
Sendratari Ramayana adalah petunjukan wayang orang yang didominasi dengan konsep tarian. Konsep tarian ini adalah tradisi keraton Jawa yang telah berusia ratusan tahun. Bagi Anda para penikmat tradisi dan kebudayaan Jawa, pertunjukan sendratari ini tentu saja merupakan sebuah suguhan yang menarik tatkala dalam perjalanan wisata di Jogjakarta. Pertunjukan biasanya diadakan pada ketika bulan purnama, mulai rutin dipentaskan di gedung Trimurti sejak tahun 1960 silam.
Sunset di Candi Prambanan Yogyakarta
Sunset di Candi Prambanan Yogyakarta
Tahukah Anda bahwa Candi Prambanan Yogyakarta pernah direnovasi secara besar-besaran pada tahun 1990? Sejak saat itulah candi bersejarah ini berfungsi kembali sebagai sentral ibadah umat Hindu di Pulau Jawa. Kebangkitan nilai-nilai keagamaan di Prambanan itu sendiri ditandai dengan banyaknya masyarakat lokal yang menganut ajaran Hindu yang kemudian dilengkapi dengan kehadiran pendatang dari Bali dan luar pulau Jawa lainnya.
Mereka umumnya menetap atau sengaja datang ke Prambanan untuk menggelar upacara keagamaan pada hari besar, seperti Galungan, Nyepi, atau Tawur Kasanga. Perlu diketahui, Candi Prambanan terhimpun menjadi satu kesatuan dari sejumlah 240 jenis candi, yakni 3 Candi Trimurti, 3 Candi Wahana, 2 Candi Apit, 4 Candi Kelir, 4 Candi Patok, dan 224 Candi Perwara.
Candi Perwara di Prambanan Yogyakarta
Candi Perwara di Prambanan Yogyakarta

Hotel di Candi Prambanan Yogyakarta

Terdapat sejumlah hotel dekat Candi Prambanan, beberapa di antaranya berbentuk homestay. Beberapa homestay dan hotel dekat Candi Pramabanan yang populer, di antaranya Poeri Devata Resort Hotel, Quin Colombo Hotel, dan Surya Darma Homestay. Semuanya berjarak dalam radius 2 hingga 4 km dari lokasi candi tersebut.
Anda dapat mencari hotel atau penginapan dekat Candi Prambanan secara online guna memastikan ketersediaan kamar. Salah satu online booking yang populer adalah AGODA.

Rute Perjalanan ke Candi Prambanan

Bagi masyarakat Jogjakarta dan Jawa Tengah, tidaklah sulit jika ingin datang ke Candi Prambanan Yogyakarta. Jika Anda ingin menggunakan kendaraan umum agar dapat tiba di kawasan Candi Prambanan, Anda dapat menaiki bus Trans Jogja 1A dari Malioboro Yogyakarta. Perjalanan akan memakan waktu tempuh sekitar 1 jam.
SUMBER :http://www.initempatwisata.com/wisata-indonesia/jogjakarta/candi-prambanan-yogyakarta-candi-hindu-terbesar-di-asia-tenggara/3293/

Wisata Malioboro Yogyakarta

Malioboro Yogyakarta, Destinasi Favorit Saat Berkeliling dan Berbelanja

Berkunjunglah ke Malioboro Yogyakarta, Anda akan dapati keramahtamahan penduduknya yang sungguh menyenangkan. Salah satu pesona Kota Jogja tercermin di sepanjang Jalan Malioboro.
Di kawasan ini, masyarakat lokal dan para wisatawan dari seluruh penjuru berbaur menjadi satu dalam melakukan banyak kegiatan menarik di sana, memberikan tontonan yang harmonis dan penuh damai.
Yogyakarta yang berjuluk Kota Gudeg memang menyimpan sejuta keindahan dimana seolah mampu menghadirkan daya magis bagi wisatawan untuk datang kembali mengunjunginya. Kerinduan akan suasana kota yang menyuguhkan nuansa damai membuat kawasan Malioboro menjadi salah satu destinasi paling diminati di Indonesia.
Bicara tentang nuansa adat Jawa yang kental, di Malioboro Yogyakarta salah satu tempatnya. Kearifan budaya lokal di tengah hiruk-pikuk era digital adalah pengalaman unik tatkala mejelajahi keindahan budaya Jawa yang tetap dipertahankan hingga kini di kawasan tersebut.
Aktivitas di Malioboro Jogja saat siang
Jika Anda datang ke Yogyakarta dan hanya mengunjungi Pantai Parangtritis atau Candi Prambanan saja, itu belumlah lengkap jika Anda belum singgah di Malioboro. Kawasan Malioboro membentang sepanjang 2,5 kilometer dari Jalan Tugu hingga Kantor Pos Pusat Yogyakarta. Kawasan ini tak pernah sepi dari pengunjung setiap harinya. Jala Malioboro juga terbilang sangat dekat dengan Keraton Kesultanan Yogyakarta.
Jalan ini konon disebut-sebut sebagai titik imajiner yang menghubungkan antara 3 kekuatan Trimurti di Yogyakarta, yakni Pantai Parangtritis Yogyakarta, Keraton Yogyakarta, dan Gunung Merapi.
Alamat Malioboro: Jl. Malioboro, Yogyakarta
Peta Lokasi: klik di sini
Koordinat GPS: -7.7930278,110.3659167

Sejarah Jalan Malioboro Yogyakarta

Tiada yang menyangka jika jalanan yang dahulu sepi dengan sederet pohon asam yang rindang itu kini telah menjelma menjadi kawasan wisata paling dicari oleh wisatawan domestik maupun asing. Jalan Malioboro Yogyakarta dulu hanyalah sebuah jalan biasa yang digunakan warga setempat menuju keraton, atau ke Pasar Beringharjo dan ke Benteng Vredeburg.
Nama Malioboro konon berasal dari dua versi cerita yang berbeda. Yang pertama, nama Malioboro dikutip dari bahasa Sansekerta, yang artinya “Karangan Bunga”. Nama ini sengaja diciptakan karena kala itu di sepanjang jalan ini penuh dengan karangan bunga pada saat ada acara atau hajatan di keraton. Yang kedua, konon nama Malioboro diambil dari nama seorang bangsawan asal Inggris, Marlborough, yang menetap di Yogyakarta pada tahun 1881 – 1916.
Terlepas versi mana yang paling benar, Malioboro kini telah bertransforasi menjadi sebuah kawasan wisata yang menyedot perhatian setiap pengunjung yang datang ke kota Yogyakarta. Kawasan ini juga merupakan salah satu sentral oleh-oleh khas Jogja yang patut Anda kunjungi. Di sepanjang Jalan Malioboro, Anda dapat menjumpai dengan mudah aneka ragam souvenir, mulai dari batik Jogja, kaos, kerajinan tangan, blangkon, dan bakpia Pathok, serta Yangko yang merupakan jajanan khas Yogyakarta.

Kuliner di Malioboro Yogyakarta

Jika Anda sedang berburu kuliner Jogja, maka di Malioboro Anda dapat menemukan berbagai menu-menu istimewa yang ditawarkan Kota Gudeg tersebut. Menu-menu sederhana dengan citarasa nikmat tentu menggugah selera untuk sekedar bersantap siang ataupun dinner.
Sajian nasi Gudeg sudah barang tentu menjadi pilihan utama karena menu ini seolah menjadi menu wajib yang harus dicicipi tatkala berkunjung ke Jogjakarta. Di sepanjang jalan Malioboro, Anda juga dapat menikmati es dawet gula merah tanpa pewarna yang berpadu dengan santan kelapa kental dan gurih. Dengan sesekali diselingi alunan suara merdu para pengamen, pengalaman kuliner di sana mampu menampilkan suasana Jogja yang sejatinya damai dan bersahabat.
Selain gudeg Jogja, nikmati juga sate di Malioboro
Di sepanjang Jalan Malioboro Yogyakarta, Anda dapat menjumpai sederet tukang becak yang siap mengantarkan Anda ke lokasi-lokasi pusat oleh-oleh Jogja. Dengan biaya yang relatif terjangkau, para tukang becak ini akan menawarkan paket keliling ke berbagai lokasi kerajinan atau pusat souvenir atau juga jajanan Bakpia Pathok yang legendaris. Untuk pengalaman berkeliling yang lebih seru, Anda mungkin tertarik untuk menaiki delman.

Becak di kawasan wisata Malioboro Yogyakarta
Ketika waktu masuk malam hari, Anda akan disuguhi alunan gamelan Jawa yang dimainkan oleh kelompok seniman Yogyakarta lengkap dngan budaya lesehan dan angkringan, yang mana hal ini telah menjadi ciri khas dari Kota Pelajar tersebut.
elompok seniman di Malioboro Yogyakarta

Spot Menarik Lainnya Malioboro Jogja

Selain oleh-oleh dan Keraton Yogyakarta, di Jalan Malioboro terdapat sebuah benteng yang bernama Benteng Vredeburg. Benteng ini berfungsi sebagai museum dan juga merupakan spot wisata menarik di kawasan Malioboro Jogja. Anda dapat menjumpai sejumlah benda peninggalan bersejarah pada masa perjuangan dulu. Juga terdapat ruang khusus untuk pemutaran film perjuangan serta diorama yang memvisualisasikan kondisi Indonesia, khususnya Yogyakarta di masa penjajahan dulu.
Benteng Vredeburg di Malioboro
Benteng Vredeburg terbuka untuk umum setiap hari Selasa – Jumat dari pukul 8 pagi hingga 4 sore dan setiap Sabtu – Minggu mulai dari pukul 8 pagi – 5 sore.
Selain itu, di Jalan Malioboro Yogyakarta jgua terdapat Pasar Beringharjo yang merupakan pasar tradisional sekaligus destinasi wisata belanja di Jogja yang populer. Di pasar ini, Anda dapat menemukan berbagai jenis batik dalam aneka motif, aksesoris, jajanan tradisional, kerajinan tangan, hingga bahan-bahan tradisional untuk membuat jamu.
Pasar Beringharjo dahulu dipenuhi dengan rindangnya pohon beringin, yang oleh karenanya kemudian dinamakan sebagai Beringharjo. “Bering” artinya Beringin, dan “Harjo” artinya sejahtera. Di masa lampau, pasar Beringharjo ini adalah poros aktivitas ekonomi yang membawa kesejahteraan seluruh masyarakat Yogyakarta.

Pasar Beringharjo di kawasan Malioboro Jogja
Di sekitar kawasan wisata Malioboro Yogyakarta, terdapat jgua sebuah daerah bernama Ketandan. Ini adalah sebuah daerah Pecinan di Yogyakarta. Bentuk eksistensi etnis Tionghoa di Jogja ini terwujud melalui pagelaran Budaya Tionghoa Yogyakarta dan merupakan bagian dari perayaan hari raya Imlek yang diselenggarakan tiap tahun. Pagelaran yang berlangsung pada umumnya berisi aneka kegiatan bazaar kuliner, lomba nyanyi lagu Mandarin, karnaval Barongsai, dan pameran budaya.

Hotel di Malioboro Yogyakarta

Tujuan wisata Malioboro Jogja adalah salah satu yang terkenal dan lokasinya berada di pusat kota Jogja. Oleh sebab itu, Anda dapat menjumpai dengan sangat mudah aneka penginapan atau hotel dekat Malioboro Jogja. Beberapa hotel di Malioboro yang populer serta penginapan lainnya di kalangan penikmat perjalanan, di antaranya Melia Purosani Hotel Yogyakarta, Hotel Mutiara, Jambuluwuk Malioboro Boutique Hotel, dan Whiz Hotel Yogyakarta.
Anda dapat mencari hotel atau penginapan dekat Malioboro secara online guna memastikan ketersediaan kamar. Salah satu online booking yang populer adalah AGODA.

Rute Perjalanan ke Malioboro Yogyakarta

Untuk menuju Jalan Malioboro Yogyakarta, Anda dapat tiba dengan sangat mudah karena lokasinya yang berada di jantung kota Yogyakarta. Dari stasiun Tugu Yogyakarta, Anda hanya akan butuh waktu 5 menit saja untuk dapat tiba di lokasi. Jika dari Bandara Adisucipto, maka perjalanan ke Malioboro hanya akan membutuhkan waktu sekitar 10-15 menit menggunakan transportasi umum atau kendaraan pribadi.
SUMBER : http://www.initempatwisata.com/wisata-indonesia/jogjakarta/malioboro-yogyakarta-destinasi-favorit-saat-berkeliling-dan-berbelanja/3311/